Skandal Penipuan Lotere, Pemenang Kehilangan $12 Juta Karena Ulah Pemilik Bar

Sepasang suami istri di Spanyol lakukan aksi penipuan ke pemenang lotere dengan nilai lebih dari € 11 juta (US $ 12 juta). Akibat ulahnya tersebut hakim di Valencia menjatuhi keduanya hukuman penjara selama tiga tahun.

Pasangan tersebut belum diidentifikasi lebih lanjut oleh media Spanyol, diketahui mereka memiliki sebuah bar di Pedralba salah satu kota kecil di Valencia. Selain itu mereka juga wajib membayar dana yang telah disalahgunakan ke korban sebagai bentuk restitusi.

Menipu Korban yang Membeli Tiket Lotere Mingguan

Korban yang tidak disebutkan namanya ini merupakan pelanggan tetap di bar pelaku. Di mana ia membeli tiket lotere mingguannya pada 12 Maret 2017 lalu, ia membeli tiga tiket undian Hari Ayah Lotería Nacional Spanyol dan kembali menyerahkannya ke pemilik bar (pelaku) untuk diamankan.

Diketahui korban ini akan selalu membeli tiga tiket, dua di antara tiketnya memiliki nomor yang sama setiap minggu, yaitu 10.123 dan 12.396, sedangkan ketiga akan selalu jadi angka acak.

Beberapa minggu lalu ia memilih 39.813 yang kebetulan menjadi jumlah yang sama dipilihnya pada tiket bersama oleh pemilik bar dan salah satu teman mereka. Bukan hanya itu saja, regulator lain pun mempercayakan tiket yang mereka pilih ke pemiliknya.

Undian Lotería Nacional berdasarkan tiket dengan nomor lima digit, mulai dari 00000 hingga 99999. Ini merupakan model yang menghasilkan 100 ribu nomor tiket unik. Setiap nomor lotere akan dicetak beberapa kali dengan beberapa seri, setiap seri punya nomor unik tersendiri yang fungsinya bola bonus.

Agar bisa mendapatkan kemenangan maksimal seperti jackpot besar (el gordo) pemain perlu mencocokkan nomor tiket dan nomor seri dengan bola yang ditarik.

Pemaksaan Terhadap Korban

Undian berlangsung pada 18 Maret 2017, dan nomor yang keluar sebagai pemenang adalah 39.813 di bar. Namun hanya tiket korban saja dengan nomor seri yang sama sehingga jackpot didapatkan senilai €14,8 juta (US$16 juta). Sedangkan dua tiket lainnya masing-masing mendapatkan kemenangan €130K.

Korban ditelepon oleh pasangan tersebut dan memintanya datang ke bar. Ketika korban tiba, pelaku langsung mengunci pintu dan tidak ada lagi orang yang bisa masuk ke dalam bar tersebut. Walaupun mereka sadar telah mendapatkan jackpot lotere, namun mereka mengklaim tiket telah dicampur dan tidak mungkin tahu siapa pemenang sebenarnya.

Pasangan tersebut bersikeras solusi paling adil yaitu membagi hadiah dengan empat cara, meski bingung namun korban setuju. Kemudian pasangan ini menghubungi dua pemenang lain yang belum tahu akan skema tersebut, mereka diberitahu bahwa hadiah akan dibagi.

Pasangan itu meminta kepada seorang pengacara untuk menyusun perjanjian formal mengenai pembagian hadiah untuk empat orang yang telah ditandatangani oleh korban. Setelah terbukti melakukan penipuan, hakim memutuskan korban telah dipaksa dan berhak atas hadiahnya secara penuh. Pengacara korban mengkritik kasus yang berjalan lambat, bahkan sudah berjalan selama enam tahun .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *